Konfigurasi DHCP Server Debian 8 - Pintar Network

Latest

Pintar Network merupakan sebuah website yang berisi informasi serta tutorial seputar Jaringan, Komputer dan juga IT.


Tuesday, October 10, 2017

Konfigurasi DHCP Server Debian 8


Assalamu'alaikum wr.wb

Kali ini kita akan belajar bagaimana cara mengkonfigurasi DHCP Server. Namun sebelum saya lanjutkan saya akan memberi sedikit penjelasan tentang DHCP Server. DHCP (Dynamic Host Control Protocol) Server merupakan sebuah layanan yang diberikan oleh server untuk memberi alam at IP secara otomatis kepada client. Jadi Client tidak perlu mengatur IP secara manual namun Client akan langsung diberi IP oleh Server DHCP sesuai list IP yang tersedia.



Baiklah langsung saja, berikut adalah langkah-langkah untuk mengkonfigurasi DHCP Server pada Debian 8, lankukan langkah-langkah berikut ini :

1.  Install paket isc-dhcp-server

apt-get install isc-dhcp-server




2. Buka dan konfigurasi file dhcpd.conf

nano /etc/dhcp/dhcpd.conf


Selanjutnya, cari pada baris yang ditandai dengan tulisan '#A Slightly' 


Hilangkan tanda # mulai dari 'subnet' sampai dengan '}', setelah itu ubah seperti dibawah ini

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
  range 192.168.1.100 192.168.1.200;
  option domain-name-servers 192.168.1.1;
  option domain-name "pintar-network.com";
  option routers 192.168.1.1;
  option broadcast-address 192.168.1.254;
  default-lease-time 600;
  max-lease-time 7200;
}

Untuk IP dan DNS dapat disesuaikan


3. Buka file di /etc/default/isc-dhcp-server untuk mengubah port ethernet yang akan digunakan untuk dhcp server 

nano /etc/default/isc-dhcp-server

Edit pada baris paling bawah 

INTERFACES="eth0"


4. Selanjutnya restart service isc-dhcp-server

service isc-dhcp-server restart


5. Hubungkan Client dengan Server DHCP, kemudian test apakah client sudah mendapat IP atau belum dengan cara membuka aplikasi command prompt dengan cara menekan tombol windows+R >> CMD kemudian OK


Setelah muncul command prompt atau CMD ketikkan perintah berikut

ipconfig atau ipconfig/all


Dapat diliat bahwa client belum mendapatkan IP dari Server DHCP, selanjutnya kita akan memperbarui IP client dengan cara

ipconfig/renew


Client sudah mendapatkan IP sesuai list yaitu 192.168.1.100

6. Terakhir kita akan melakukan test apakah Client dan Server sudah terhubung dengan melakukan PING dan nslookup

ping 192.168.1.1


nslookup 192.168.1.1


Sekian yang dapat saya sampaikan apabila ada yang masih belum paham dapat bertanya di kolom komentar atau dapat juga mengunjungi channel youtube Pintar Network. Apabila ada kesalahan saya mohon maaf, semoga artikel kali ini bermanfaat. Terimakasih.

Wassalamu'alaikum wr.wb

2 comments:

  1. Artikelnya bagus gan semoga bermanfaat.
    Jangan lupa kunjungi juga blog saya di http://buatkuingat.blogspot.com

    ReplyDelete