Instalasi Ubuntu 16.04 - Pintar Network

Latest

Pintar Network merupakan sebuah website yang berisi informasi serta tutorial seputar Jaringan, Komputer dan juga IT.


Wednesday, January 17, 2018

Instalasi Ubuntu 16.04

instalasi ubuntu server 16.04


Assalamu'alaikum wr.wb

Kali ini kita akan belajar bagaimana cara instalasi Ubuntu server 16.04. Ubuntu server 16.04 merupakan salah satu versi LTS (Long Term Support) dari ubuntu server yang dikenal stabil dan handal. Ubuntu server 16.04 ini memiliki nama lain Xenial Xerus.


Baiklah langsung saja berikut adalah langkah-langkah untuk instalasi ubuntu server 16.04 :


1. Nyalakan PC Server kemudian masuk ke BIOS untuk mengubah first boot nya menjadi CD/DVD atau USB drive sesuai dengan jenis bootable yang digunakan, setelah itu masukkan perangkat bootable ke PC Server, setelah itu tekan F10 untuk menyimpan dan keluar dari BIOS

2. Setelah reboot, maka akan muncul tampilan untuk memilih bahasa, pilih ‘English’

select language


3. Setelah memilih bahasa, maka selanjutnya akan muncul menu instalasi Ubuntu Server, selanjutnya pilih ‘Instal Ubuntu Server’

Install ubuntu server 


4. Selanjutnya pilih kembali bahasa yang digunakan saat instalasi, pilih ‘English’ 

pemilihan bahasa 


5. Selanjutnya yaitu pemilihan lokasi, pilih ‘Indonesia’ 

pilih bahasa indonesia 


6. Kemudian pada ‘default locale settings’ pilih ‘United State’ 

default local setting 


7. Selanjutnya pada ‘Detect Keyboard Layout’ pilih ‘No’ saja 

detect keyboard layout 


 8. Selanjutnya yaitu konfigurasi layout keyboard, sesuaikan dengan layout keyboard yang digunakan, disini penulis memilih ‘English (US)’

Pemilihan  Keyboard Layout 


9. Selanjutnya tekan enter saja untuk memilih layout keyboard ‘English (US)’ 

English (US) Keyboard Layout 


10. Masukan hostname server, isi dengan ‘Telenet’ 

hostname 


11. Full name untuk user yang akan digunakan, isi dengan ‘ubuntu’ 

Full Name User 


12. Untuk username isi dengan ‘ubuntu’ 

settting username 


 13. Selanjutnya isi password untuk server

setting password 


14. Masukkan kembali password untuk server 

masukkan password kembali 


 15. Apabila muncul peringatan ‘use weak password’ pilih ‘yes’ saja

use weak password 


 16. Pilih ‘yes’ untuk mengenkripsi home directory'

encrypt home directory 


17. Selanjutnya pilih ‘yes’ apabila Time Zone sudah benar 

pengecekan timezone 


18. Tahapan selanjutnya yaitu mempartisi disk, pilih ‘manual’untuk mempartisi hardisk secara manual 

manual partitioning 


 19.Apabila hardisk masih baru maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, selanjutnya tekan enter pada hardisk yang akan digunakan

memilih hardisk 


20. Pilih ‘yes’ untuk membuat partisi kosong baru 

membuat partisi kosong baru 


21. Kemudian akan muncul partisi kosong yang siap untuk digunakan, selanjutnya tekan enter pada partisi kosong tersebut 

Memilih Partisi Kosong 


 22. Kemudian pilih ‘Create a new partition’

create new partition  


23. Tentukan seberapa besar ukuran partisi yang akan digunakan untuk partisi root, karena disini penulis melakukan instalasi menggunakan virtual mesin, maka penulis menggunakan ukuran 20GB untuk partisi root 

Menentukan Ukuran Partisi Root 


24. Selanjutnya pilih ‘Primary’

Memilih Tipe Partisi Primary 


 25. Kemudian untuk lokasi partisi pilih ‘Beginning’

pilih beginning 


 26. Selanjutnya pilih ‘Done setting up the partition’

selesai membuat partisi root 


 27. Untuk sisa partisi hardisk yang masih kosong akan digunakan sebagai partisi ‘swap’ yaitu 1,5GB. Selanjutnya pilih partisi kosong yang akan digunakan sebagai partisi swap

membuat partisi swap 


28. Selanjutnya pilih ‘Create a new partition’  

create new partition  


 29. Kemudian pilih ‘Contiue’

Ukuran Partisi Swap 


 30. Untuk tipe partisi secara default adalah logical, maka tekan enter saja

Memilih Tipe Partisi Logical 


31. Kemudian pada bagian ‘use as’ pilih ‘swap area’ 

Use as Swap Area 


32. Setelah itu pilih ‘Done setting up the partition’ 

Selesai Membuat Partisi Swap 


 33. Setelah selesai membuat partisi root dan swap, selanjutnya pilih ‘Finish partitioning and write changes to disk’

Selesai Membuat Partisi Root dan Swap 


 34. Selanjutunya pilih ‘yes’

Write The Changes to Disk 


 35.Tunggu hingga prosesnya selesai

Loading Setelah Membuat Partisi 


36. Selanjutnya untuk bagian proxy kosongi saja dan pilih ‘continue’ 

Skip HTTP Proxy 


 37. Selanjutnya pilih ‘No automatic updates’ untuk update manual

No Automatic Updates 


 38. Selanjutnya yaitu pemilihan paket yang akan diinstal, agar instalasi berjalan lebih cepat, maka pilih saja ‘standard system utility’ dan ‘OpenSSH Server’ untuk keperluan remote, setelah itu pilih ‘continue’

Pemilihan Paket yang Akan Diinstal 


 39. Setelah proses instalasi paket selesai, selanjutnya pilih ‘yes’ untuk menginstal GRUB Loader

Menginstal GRUB Loader 


 40. Setelah instalasi selesai pilih ‘continue’ untuk melakukan reboot dan kemudian cabut/keluarkan bootable yang terpasang di PC Server 

Instalasi Selesai 


41. Berikut adalah tampilan ubuntu server setelah direboot 

Tampilan Awal Ubuntu Server 


Nah itu tadi langkah-langkah untuk menginstall ubuntu server 16.04. Sekian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf. Apabila ada yang masih belum paham tentang materi kali ini, kalian dapat bertanya melalui kolom komentar. Semoga artikel kali ini bermanfaat. Terimakasih.

Wassalamu'alaikum wr.wb

No comments:

Post a Comment